Industri Dua Sisi Pariwisata dan Perikanan Topang Income perkapita Nusantara

Medan1150 Dilihat

Gorgajenius.id.
■SUMUT

Dua bisnis tanpa asap yang butuh sinergitas dan dukungan semua pihak, baik bagi para konsumen terlebih Pemerintah beserta stakeholdernya.

Tak bisa dipungkiri, bahwa bisnis Pariwisata dan perikanan itu adalah industri yang produktif secara berkelanjutan.

Nah, jikalau industri ekstraktif akan ada masa usainya, sama halnya dengan pertambangan, baik batu bara timah, Nikel, Emas dan sejenisnya, usai baham bakunya habis dibor dari perut bumi pada lokasi tertentu, lantas mau dikemanakan lagi pasca exploitasinya. Kan tidak ada lagi, dan mau dijadikan apa. Dan sudah pasti butuh teknologi baru untuk memodivikasinya.

Hal ini disampaikan Robert Pangaribuan, Kadis Ketahanan Pangan Simalungun menyampaikan salah satu penggiat sosial dan pengamat beragam sektoral yang menyokong kehidupan masyarakat, di Medan, Rabu (29/11/2023).

Menurut Robert, jikalau industri Pariwisata dan Perikanan bisa berdampingan sejajar, maka kategori du unit usaha ini menjadi industri yang produktif, Katanya.

Menurutnya, usaha perikanan dikaitkan dengan industri kreatif dan mendukung pariwisata yaitu usaha perikanan sebagai penyedia bahan baku ikan konsumsi dan pengolahan hasil perikanan, dua sisi ini saling membutuhkan.

Kadis Hanpang Simalungun juga menyampaikan, perikanan harus diarahkan kepada industri produktif seperti menggabungkannya dengan sektor pariwisata sehingga bakal lebih berkelanjutan untuk ke depannya dan kita harus membangun wisata perikanan, ekowisata, geopark serta wisata bahari termasuk dikawasan Danau Toba kita, Ujar Robert.

Sementara itu Arwan Sembiring sebagai Kabid Perikanan Dishanpangkan Simalungun menambahkan, bahwa bisnis perikanan harus diarahkan kepada (industri) yang memiliki karakter produktif, dengan menggabungkan antara bisnis perikanan dan pariwisata maka juga akan mengarahkannya kepada industri yang produktif dan berkelanjutan di Nusantara yang supaya sumber daya Danau dan Sungai kita (perairan,red) Ujar Arwan.

Tak ketinggalan Tuan Nanses Sirait dalam komentarnya, menyampaikan, bahwa Kepariwisataan Nasional kita sangat cocok disondingkan dengan Industri Perikanan baik itu yang dikelola masyarakat tetati ditata dengan baik, terlebih dengan bisnis perikanan yang memenuhi standart konsumsi gizi tinggi.

Tokoh Masyarakat Kabupaten Toba Tuan Nanser Sirait (TUNAS)

Itu luar biasa, saat wisatawannya menikmati bahari kita, tentu mereka bisa kita sajikan kuliner enak dengan model warung terapung dan cavenya. Enak bukan, jadi wisatawan Domestik dan Internasional sekalipun pasti tertarik, Ujar Tunas.

jss•

Editor : Zul