Awalnya Ngebor Mata Air, Akhirnya Dapat Semburan Lumpur

Samosir4207 Dilihat

GORGAJENIUS.id
■SAMOSIR

Warga Desa Rianiate digegerkan oleh peristiwa semburan lumpur yang terjadi di kawasan Sialaman, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Selasa sore (29/7/2025).

Semburan lumpur tiba-tiba muncul dari dalam tanah ketika sedang melakukan pengeboran air bersih, dimana pengeboran telah mencapai kedalaman sekitar 60 meter dengan Pipa paralon sebanyak 10 batang masuk dikedalam lubang bor.

Kejadian ini sontak menarik perhatian warga sekitar. Mereka berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan langsung fenomena tak biasa tersebut. Lokasi semburan lumpur berada sekitar 330 meter dari bibir Danau Toba.

Ketinggian semburan lumpur awalnya mencapai 5 meter, namun kini sudah berkurang. Penyebab munculnya semburan lumpur masih belum pasti, namun sejumlah pihak menilai kemungkinan terkait dengan tekanan bawah tanah.
Akibat peristiwa ini, lahan persawahan warga dipenuhi oleh material lumpur. Warga khawatir semburan lumpur akan meluas ke persawahan warga sekitar. Warga sekitar berupaya menutupi lubang semburan lumpur tersebut dengan menggunakan batu.

Menurut keterangan Kepala Desa Rianiate, semburan lumpur ini terjadi sejak pada hari Selasa, 29/7/2025 kemarin, dimana pada saat seorang warga sedang melakukan pengeboran sumur air bersih hingga kedalaman sekitar enam puluh meter untuk membangun rumah.
Sementara menurut keterangan Hotraja Sitanggang, Asisten II Pemerintah Kab Samosir, Pemerintah Kab Samosir akan mendatangkan Badan Geologi untuk melakukan penelitian terkait semburan lumpur tersebut. Semburan lumpur tersebut menimbulkan bau belerang. Warga juga dihimbau untuk tidak mendekati lokasi kejadian tersebut.

*Dampak Semburan Lumpur

Lahan persawahan warga dipenuhi oleh material lumpur.

Sementara itu, Warga khawatir semburan lumpur akan meluas ke persawahan warga sekitar

Aroma bau belerang yang timbul dari semburan lumpur dapat mempengaruhi kesehatan warga sekitar.

Ndrew.