Afdeling II Kebun Bahjambi Laksanakan Perawatan Sesuai Barchat

Simalungun337 Dilihat

GORGAJENIUS.id
■SIMALUNGUN

Kelapa sawit adalah tanaman dengan nilai ekonomi yang tinggi. Peningkatan produktivitas adalah target utama dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
Produksi kelapa sawit dimulai pada usia 3 tahun dan mencapai puncaknya sekitar 10 tahun.

Dengan harga produk yang tinggi, perusahaan perkebunan kelapa sawit ingin memastikan bahwa tanaman kelapa sawit mencapai kondisi panen puncak untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Untuk mencapai target keuntungan maksimal, perawatan maksimal sangat diperlukan, sebagaimana yang dilaksanakan afdeling 2 Kebun Bahjambi Kamis 13 Juni 2024, laksanakan tunasan dan babat terhadap gulma gulma yang tumbuh di sekitaran sawit produksi di blok 2009 A dan blok 2017 P, perawatan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan pusingan dan jadwal kerja (barchat) yang telah ditentukan.

Kelapa Sawit adalah komoditas utama di PTPN IV Regional II, Perawatan tanaman kelapa sawit menjadi faktor penentu utama keberhasilan produktivitas dan kemajuan PTPN IV regional II dimasa mendatang.

CKP (calon karyawan pimpinan) afdeling II kebun bahjambi fachrurrozi ketika di konfirmasi di ancak kerja perawatannya mengatakan “Bahwa perawatan seperti tunasan dan babat ini dilaksanakan sesuai dengan jadwal kerja (barchat) yang telah di tentukan dari perusahaan, setiap blok sudah ada barchat atau jadwal kerja serta anggaran yang di tetapkan perusahaan.
jadi bukan harus sekaligus semua blok kita kerjakan perawatannya. Tetap ada rotasi setiap item pekerjaannya. Kalau kita kerjakan semua perawatan, kapan lagi kita harus panen ujar fachrurrozi seraya bercanda dengan tersenyum kepada awak media.

Fachrurrozi juga menjelas kan,
sampai saat ini kalau kami di afdeling 2 ini tidak sungguh sungguh bekerja semaksimal mungkin sesuai arahan dan ketentuan dari menagemen, mana mungkin kami bisa mencapai hasil yang maksimal, dan untuk saat ini khusus di afdeling II Bulan ini plus 100 ton setara dengan 29.04% diatas RKAP, dan Dari bulan Januari sampai dengan Juni plus 389 ton di atas RKAP setara dengan 9.07%. ungkap fahcrurrozi dengan bersemangat.

jss.