Bentrok Rebutan Lahan Selambo Kembali Pecah, 1 Tewas

Medan1398 Dilihat

wrestler Steph Honey Steph Sugar

GORGAJENIUS.id *
MEDAN

Bentrok perebutan lahan di Jalan Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang kembali terjadi.

Akibatnya seorang warga meninggal dunia setelah ditembak menggunakan senjata Softgun.

Adapun identitas korban yang tewas ditembak itu adalah Rahmat Dani (42), warga Jalan Pelajar, Kecamatan Medan Denai, sedangkan rekannya AP masih dirawat intensif di rumah sakit.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson Sitompul, mengatakan, bentrokan yang terjadi di Selambo ditengarai masalah lahan. Namun, polisi belum bisa memastikan lahan yang diperebutkan kedua pihak, begitu juga dengan legalitas lahan yang diperebutkan.

“Dugaannya terkait masalah lahan. Yang mana lahan itu sendiri kami juga belum tau. Legalitas lahan yang mereka perebutkan juga kami belum mengetahuinya,” katanya, Sabtu (22/2/2025).

Jhonson mengungkapkan, situasi di lokasi bentrokan sudah kembali kondusif. Walau begitu tetap diimbau kepada pihak yang bertikai untuk duduk bersama mencari solusi.

“Kami siap memfasilitasi sekaligus memediasi mereka. Mari duduk bersama mencari solusi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kembali terjadinya bentrok susulan, Jhonson menyebutkan Polsek Medan Tembung dibantu Polrestabes Medan sudah menyiagakan personel di TKP.

“Kami sudah menempatkan personel di dua posko yang selama ini sudah berjalan. Jadi nanti tetap didirikan,” sebutnya.

Seperti diketahui, peristiwa bentrokan di Jalan Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, sudah berulang kali terjadi untuk memperebutkan lahan.

Dari lokasi kejadian personel Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Tembung mengamankan belasan pelaku bentrokan karena terlibat aksi penyerangan.

* Waka Polsek Medan Tembung Jadi Korban

Bentrok antar penggarap di lahan HGU ex PTPN II di Jalan Selambo, Desa Amplas pecah pada Jumat Siang ( 21/2/25).

Tak hanya dua pihak yang bertikai menjadi korban, pihak kepolisian pun turut menjadi korban pula pada saat mengamankan bentrok tersebut.

Salah seorang Polisi, yang menjabat sebagai Waka Polsek Medan Tembung, AKP Japri Simamora turut menjadi korban.

Ia terluka pada bagian bibirnya tekena pukulan yang mengamankan seorang warga yang dipukuli masa”

Saya pas melerai warga yang saat itu sedang dipukuli masa, saat itu warga tersebut akan kami evakuasi namun warga yang bringas masih saja mengejar dan memukuli warga tersebut hingga bibir saya terkena pukulan,” ucap Waka Polsek Medan Tembung.

Japri juga mengatakan bahwa baju dinas yang ia pakai pada saat itu turut terkena darah.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson Sitompul mengatakan bahwa kejadian tersebut tejadi tak jauh dari jalan tol Balmerah, Panglima Denai saat itu salah satu kelompok mendatangi posko kelompok lainnya.

” Posko tersebut diserang dan sepeda motor yang berada di sana diambil paksa maka terjadilah keributan tersebut. Mendapatkan laporan adanya bentrok, kami langsung menuju ke lokasi dan berusaha menenangkan masa yang sedang emosi. Kurang lebih ada 2 orang yang terluka dan 1 orang kita amankan,” jelas Kompol Jhonson Sitompul pada awak media (21/2/2025).*
Red

Editor : Zul