Gorgajenius.id
■SUMUT
Jabatan Jimmy Pernando Panjaitan sebagai Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (Dirut BPODT) sejak berakhir Maret 2026 lalu, ternyata kini masih kosong dan pelaksana tugas sebagai Dirut masih Nihil.
Sampai kabar hari ini, Sabtu (11 Maret 2026) pengganti Jimmy sebagai Dirut dan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) belum direkomendasikan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Sementara sejumlah proyek yang berada di dalam kawasan Kaldera Toba itu baik yang sudah selesai dan sebahagian belum finishing, mengharapkan kepastian hukum, perihal orang nomor 1 di BPODT itu.
Seiring dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia, Nomor 49 Tahun 2016 tentang Badan Otorita, Pasal 12 dikatakan bahwa Direktur Utama Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba diangkat untuk masa jabatan 5 (lima) tahun.
Hal itu sesuai Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor KM/11/KP.04.00/2021 tanggal 25 Maret 2021, tentang Pengangkatan Direktur Utama Badan Pelaksana
Otorita Danau Toba, mengangkat Sdr. Jimmy Bernando Panjaitan sebagai Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba terhitung mulai tanggal 25 Maret 2021.
Itu artinya masa tugas Jimmy berakhir pada tanggal 25 Maret 2026 lalu.

Lalu sesuai dengan fenomena dan gejolak ditengah-tengah masyarakat secara khusus di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, melalui 8 Kepala Desa dan 1 Kelurahannya, sudah menyatakan sikap akan menolak perpanjangan jabatan Jimmy Panjaitan sebagai Dirut BPODT, karena dianggap tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, bahkan terkesan hanya makan gaji semata tanpa prospek kerja yang diharapkan.
Tidak tanggung-tanggung, penolakan perpanjangan dan atau pengangkatan Jimmy Panjaitan, sudah disuarakan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Toba.
Tamba Tua Sirait sebagai juru bicara atas penolakan Jimmy Panjaitan sebagai Dirut, mengatakan sudah sangat jelas kami sampaikan di hadapan Dewan, dan disaksikan Pemkab Toba saat itu, kami dengan tegas menolak perpanjangan dan pengangkatan kembali saudara Jimmy Panjaitan sebagai Dirut BPODT.
Dan perihal kekosongan Dirut BPODT saat ini, kami harapkan Menteri Pariwisata jangan main-main dalam mengurus Kawasan Danau Toba ini dan mohon segera dilakukan rekrutment Dirut BPODT atau lebih baik dibubarkan saja, karena kami yang berada diseputar Kaldera Toba (BPODT) yang dipimpin Jimmy selama ini tidak terlalu menerima manfaat dan perkembangannya sangat-sangat lambat (alias jalan ditempat), Ujar Sirait.
•JESSIHOTANG.







