Polrestabes Medan Tetapkan 4 Tersangka Perundungan Siswa MAN 1

Medan875 Dilihat

Gorgajenius.id *
MEDAN

Satuan Reskrim Polrestabes Medan menetapkan 4 tersangka kasus perundungan dan penganiayaan dialami siswa MAN 1 Medan, MHD (14).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa menyebutkan, pihaknya sudah mengamankan 2 pelaku dan sedang 2 memburu lainnya.

“Satreskrim Polrestabes Medan menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus ini, dan 2 sudah kita amankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik,” kata Fathir, Selasa (28/11/2023).

Adapun dua tersangka yang telah diamankan, AH dan seorang lagi masih di bawah umur.

Diungkapkannya, peristiwa ini dilatarbelakangi sakit hati hingga akhirnya memicu aksi balas dendam.

“Ini dipicu dengan motif sakit hati, kemudian para pelaku nekat melakukan aksi balas dendam,” ungkapnya.

Ditanya apakah tersangka siswa aktif atau alumni MAN 1 Medan, Fathir belum bersedIa memberikan keterangan lebih.

“Itu nanti akan kita sampaikan, sejauh ini keduanya masih dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini agar tidak kembali terjadi dapat merugikan masyarakat.

“Polrestabes Medan atas perintah Bapak Kapolrestabes Medan akan mengusut tuntas kasus ini agar tidak ada lagi anak-anak penerus bangsa menjadi korban,” pungkasnya.

* Bullying Sadis di MAN 1 Medan

Sebelumnya, jagad maya digegerkan dengan kasus aksi bullying yang menimpa seorang siswa MAN 1 Medan, di Jl. Williem Iskandar Medan yang diposting di akun instagramnya @syelinadjasmineee.

Aksi Perundungan tersebut diduga dilakukan oleh seniornya. Remaja berinisial MHD ini mengalami penyiksaan dan luka bakar sehingga sempat mendapat perawatan di rumah sakit.Peristiwa ini diketahui dan menghebohkan warga Kota Medan setelah kakak korban memposting di akun instagramnya @syelinadjasmineee, jika sang adik menjadi korban perundungan yang berawal dari penculikan dilakukan seniornya.

“Telah terjadi pembulian pada adik saya, dia sekolah di MAN 1 Medan, awalnya dia diculik dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore oleh anak-anak yang sekolah di MAN 1 Medan dan mantan alumni (siswa) MAN 1 Medan,” tulisnya pada postingan yang dikomentari lebih 800 orang tersebut dan dilihat pada Sabtu (25/11/2023).

Oleh sang kakak disebutkan, korban juga diduga dipaksa melakukan hal tak wajar oleh 20 orang.“Adik saya dipaksa untuk makan lumpur, menghisap, makan ranting, serta meminum air ludah dari para pembuli. Adik saya juga disiksa, ditendang, dipukul, dibakar tangannya pakai kunci yang sudah dipanasi api,” tambahnya.

Terkait hal ini pihak sekolah belum dapat dikonfirmasi. Kepala Sekolah (Kepsek) MAN 1 Kota Medan, Reza Faisal yang dihubungi oleh wartawan melalui selulernya belum memberikan jawaban mengenai kebenaran kabar tersebut.

Keluarga korban yang keberatan melaporkan hal tersebut ke Polrestabes Medan, dengan nomor Laporan Pengaduan (LP) STTLP/B/3910/XI/2023/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara per tanggal 24 November 2023.Informasi terakhir, pelaku disebut-sebut merupakan alumni dari MAN I Medan, bahkan salah seorangnya berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Medan.||| Zul

Editor : Zul