GORGAJENIUS.id
■SUMUT
PT.INALUM diharapkan dapat membantu sekaligus melakukan aksi pemadaman lintas udara, tentu dengan cara membuat hujan buatan guna mengatasi mraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Menurut masyarakat, peristiwa terbakarnya hutan dan/atau lahan, baik secara alami maupun oleh perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang menimbukan kerugian ekologi, ekonomi, sosial budaya dan politik, dan kini sudah mengancam kawasan hutan Geopark Kaldera Toba dan sekitarnya.
Untuk itu, oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) diharapkan kembali bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dapat melakukan program modifikasi cuaca atau hujan buatan di sekitar Danau Toba, seperti yang pernah mereka lakukan pada tahun-tahun sebelumnya saat niat mereka meningkatkan Debit Air Danau Toba.
Hal ini disampaikan, Donal Naibaho (55), di Medan, Minggu, 27 Juli 2025. Donal, yang juga putra kelahiran Pangururan, Kabupaten Samosir ini prihatin dengan kebakaran hutan di Bona Pasogit dan menanganggap PT. INALUM mampu untuk melakukan itu, sekaligus guna peningkatan debit aur dan membantu pemadaman api. Ujarnya.
Selain mengancam pemukiman warga, dan lahan pertanian masyarakat, juga berdampak pada kehijauan pegunungan seperti yang terjadi di Hutan TELE Kabupaten Samosir.
Untuk itu PT.Inalum diharapkan dapat bekerjasama dengan para pihak terkait, termasuk perusahaan-perusahaan raksasa lainnya yang menjadikan Air Danau Toba jadi sumber pendukung Industrinya, Ujar Donal.
Saat harapan masyarakat ini disampaikan kepada pihak internal INALUM, mereka juga berharap dapat membantu sekaligus akan membicarakan harapan warga ini dilevel Manajement.
Sementara itu beredar juga informasi bahwa akan ada rencana penerbangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dikawasan Geopark Kaldera Toba, yang dijadwalkan hari ini (Minggu, red).
Sebenarnya Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), yang merupakan salah satu metode telah digunakan di berbagai negara untuk meningkatkan curah hujan kendati hasil dan persentasinya hanya berkisar dibawah 40%.
•jessihotang.







