Samosir Belum Siap Menjadi Tuan Rumah Dalam Kunjungan Wisata Kali ini

Samosir949 Dilihat

GORGAJENIUS.id
■SAMOSIR

Saat ini sudah banyak Proyek Nasional yang telah dilaksanakan di daerah kabupaten Samosir seperti Jembatan Tano Ponggol, Water front city, menara pandang tele, hingga infrastruktur keras yang telah dilaksanakan menuju Objek wisata Sibea-bea oleh Pemerintah Pusat.

Namun sepertinya daerah ini belum mampu mengakomodir dampak multiefek atas UMKM demi perkembangan ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat setempat, “Yang ada kerugian semata,” kata Edis Verianto Naibaho Salah Satu Caleg pemenang dari PDI P Dapil 1 kecamatan Ronggur Nihuta dan Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir kepada awak media Rabu (17/4) saat bincang-bincang di Pangururan.

Lokasi sering macet permanen

Saat ini tampak Jembatan Tano Ponggol selalu mengalami kemacetan yang sangat permanen, untung ada Dinas Perhubungan dan Pihak kepolisian Polres Samosir yang selalu sigap dan mampu mengatasi kemacetan tersebut.

Lokasi yang bisa di jadikan tempat parkir

Akan tetapi bila pemerintah daerah mampu mengadopsi, ada lahan di sekitar Jembatan Tano Ponggol yang rencananya diperuntukkan nanti menjadi Taman. Namun sebelum ada pembangunan taman, untuk saat ini masih bisa dimanfaatkan menjadi tempat parkiran yang dapat menampung hingga 200 mobil dalam mencegah kemacetan arus lalulintas di seputaran Jembatan Tano Ponggol yang sudah terjadi selama hari raya Idul Fitri atau Safari Ramadhan di Samosir yang mengalami kunjungan ribuan orang datang ke daerah ini.

Paskah liburan Safari Ramadhan kali ini cukup kita apresiasi buat para pengunjung yang telah liburan ke Kabupaten Samosir, dengan pengalaman ini Pemerintah saat ini perlu belajar banyak dalam sisi mengatasi kemacetan dan melakukan pembinaan kepada masyarakat kerangka pembinaan UMKM contoh di seputaran lokasi-lokasi objek wisata tersebut dapat membina UMKM kecil seperti penjaja kuliner masyarakat setempat.

“Disini kita jangan hanya menonton dengan kemajuan pariwisata, tapi masyarakat setempat yang telah membebaskan lahannya untuk pembangunan proyek nasional tetap diberdayakan sehingga mereka juga dapat merasakan arti kemajuan itu sendiri,” harap Edis.

“Saya dengar selama Safari Ramadhan Bupati Samosir tidak berada di Samosir, hal ini saya kurang etis dalam mendukung daerah ini menjadi tujuan wisata, beliau seharusnya selama Safari Ramadhan ini harus melakukan monitoring di semua titik objek wisata, sehingga beliau mengetahui apa yang harus dilakukan ke depan dalam membenahi kelemahan selama ini. Kita berharap untuk ke depan Bupati Samosir perlu menanggapi hal yang positif demi kemajuan Samosir yang lebih baik lagi,” tambah Edis Verianto Naibaho.

Terkait hal ini Ketika dikonfirmasi, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom melalui Pesan WhatsAppnya hingga berita ini dikirimkan kemeja redaksi belum menjawab.

ANDIKA SITANGGANG