Youtube & Berita : Diresmikan Jokowi RTP Parapat Berubah Fungsi Kayak Pasar Loak Berthema Imlek Fair

Simalungun985 Dilihat

Gorgajenius.id.
■SIMALUNGUN

Saat warga setempat berkeinginan menggunakan area Ruang Terbuka Publik (RTP) Parapat untuk berjualan dan lainnya justeru digusur demi keindahan Kota Wisata Parapat, namun kini RTP Parapat yang diresmikan Presiden Joko Widodo itu sudah berubah fungsi mirip kayak pasar loak bermoduskan Imlek Fair 2023 di Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Kamis (26/1/2023).

Ratusan tenda kerucut kecil yang disewakan oleh pihak Panitia Imlek Fair ini ternyata disewakan kepada pengguna yang mau menggunakan dengan tarif Jutaan Rupiah dan ada juga pedagang menyebut tarifnya Rp3.000.000 (Tiga Juta Rupiah).

H.Sinaga (50) saat dimintai komentarnya di Pantai Bebas lokasi tenda-tenda kerucut imlek fair itu kepada awak media mengatakan, “Sudah pasti taman dan lainnya rusak, kemudian yang paling parah adalah Fungsi bangunan sebagai penyokong KSPN ini jadi fatal salah total,” Ujarnya.

Presiden Jokowi meresmikan ini demi kepentingan umum dan diberi nama Ruang Terbuka Publik (RTP) Parapat. Itu artinya fasilitas di dalam RTP bisa dinikmati wisatawan dan sifatnya umum, bukan untuk tempat sewa menyewa Tenda Kerucut yang datang dari Siantar ini.

Hal lain adalah, jangan karena di Daerah lain Imlek Fair ini ditolak lalu ‘dipindahkan’ ke kota Parapat dan di lokasi yang harusnya sebagai Ruang Terbuka Publik, kalau mau di Parapat silahkan cari lokasi lain atau apakah RTP Parapat ini nantinya bisa kami Fungsikan juga untuk berjualan atau apakah kami harus dibekab oknum-oknum tertentu seperti imlek Fair itu?. Ujar warga lainnya M br Manurung.

Sejumlah Logo Sengaja dibuat di Gerbang khusus menuju lokasi tenda-tenda kerucut ini dan entah apa maksudnya belum ada press relis dari Penyelenggara.

Ruang Terbuka Publik Parapat yang sudah dikerumuni “Tenda Kerucut” ini akan berlangsung selama 12 hari kedepan dan menurut informasi, bagi setiap stand atau tenda yang dijadikan untuk menggelar produk atau dagangannya dikutip oleh penyelenggara.

Hanya saja pelataran taman dan tanaman yang sudah banyak yang rusak akibat terinjak para pengunjung, dan parahnya lagi sampah banyak berserakan dan menumpuk di pintu masuk RTP Parapat sudah menimbulkan aroma tak sedap.
jesiho

Editor : Zul