YouTube & Berita : Menyongsong Libur Nataru, KSOPP Laksanakan Drill di Ferry KMP Tao Toba

Toba1281 Dilihat

GORGANEWS.COM 《AJIBATA/TOBA》
Guna mengantisipasi kesiapan libur Natal Desember 2022 dan Tahun Baru 2023, PT GHM KMP Tao TOBA I dan II bekerjasama dengan Kesyahbandaran dan Otorita Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Pelabuhan Ajibata melalui Sujarwo
Kepala Wilayah Kerja (Ka. Wilker) Ajibata Ferry (Toba) dan Robensius Purba Ka. Wilker Tomok (Samosir) bekerjasama melaksanakan Drill (Latihan), Rabu (23/11/2022) diatas Ferry KMP Tao Toba II, Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba.

Hal ini disampaikan KSOPP Danau Toba Rijaya Simarmata didampingi pihak manajemen PT Gunung Hijau Megah (GHM) Manajer Operasional Parasian Manalu dan seluruh Anak Buah Kapal KMP Tao Toba I dan II.

Rijaya menambahkan bahwa Drill ini adalah suatu latihan yang dilaksanakan di atas kapal dengan tujuan untuk memberi pemahaman dan pelatihan bagi semua crew kapal sehingga setiap crew mengetahui tanggung jawab dan tugasnya serta tindakan yang harus dilakukan bila mana terjadi keadaan darurat di atas kapal terlebih saat berlayar. Hal ini disampaikan saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/2022).

Menurutnya, Drill dilaksanakan berdasarkan aturan dan referensi dalam SOLAS (Safety of Life at Sea). Ada yang harus dilakukan setiap bulan ada pula yang dilakukan per tiga bulan, per empat / enam bulan dan ada juga sekali setahun, dan tergantung pada SOLAS Requariment dan managemen Perusahaan kapal tersebut. Katanya.

Dalam setiap pelaksanaannya harus ada laporannya secara tertulis yang ditandatangani master/capten dan semua crew kapal sebagai bukti bahwa semua crew ikut berpartisipasi dan telah memahami pelatihan itu. Laporan tersebut harus di kirim ke kantor/managemen kapal setiap bulan serta difilekan di atas kapal sebagai persiapan saat menghadapi audit atau inspeksi kapal, Ujar Rijaya didampingi para staf : Andre DJ Lumban Tobing, Cut Della, Dahlina dan Charles Sialoho.

Berikut ini jenis-jenis drill yang ada di atas kapal dan harus dipahami semua crew, diantaranya:
Fire / explosion (kebakaran)
Abandon ship / life boat drill (meninggalkan kapal)
Oil spill (Tumpahan Minyak / pencemaran lingkungan)
Man Over Board (orang jatuh ke laut)
Enclosed space rescue (Memasuki ruang tertutup)
Steering failure (latihan kemudi darurat)
Collision Drill (tubrukan)
Grounding and stranding (kandas)
Engine room flooding
Emergency generator / ship black out procedure
Security drill (latihan penanganan bajak laut/perompakan)
Toxic vapors release (keracunan zat beracun)
PV Fire drill (kebakaran pada PV)
Person Injury Evacuation (penanganan korban kecelakaan)
Pandemic crisis (penanganan wabah berbahaya)
Lalu beberapa point penting diatas langsung kami praktekkan bersama ABK sekaligus melakukan pelatihan,kecekatan dan kecakapan bertindak, Ujarnya.

Direktur KMP Tao Toba Susan Hasiani Sitanggang yang diwakili Menejer Operasional Parasian Malau menyampaikan terimakasih atas terlaksananya pelatihan Drill ini sekaligus mempersiapkan mental kita dan ABK/Crew kapal dalam bertindak saat ada masalah di dalam Kapal/Ferry.

“Pada kesempatan ini secara keseluruhan ABK sudah memahami tugas fungsi pokok masing-masing, dan saat menghadapi kejadian misalnya, kita tidak perlu gugup lagi dalam memberikan pertolongan dan penyelamatan, Ujar Malau. 《JESSI》

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *