GORGAJENIUS.id
■SIMALUNGUN
Empat rumah rata dilahap sijago merah di depan RTP Pabes Parapat, Kamis (21/11/2024) sekitar pukul 11.30 Wib.
Kendati tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir ratusan juta rupiah.
Dari keterangan saksi dilokasi kejadian,menyebutkan kebakaran berawal dari lantai dua Rumah Makan Ayam Penyet milik Maya.
Asap tebal terlihat pertama kali dari bagian belakang rumah makan tersebut.
“Karena terbatasnya fasilitas pemadam kebakaran, api dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya”. Demikian disampaikan M Sinaga di TKP.
Berikut rumah warga yang dilahap sijago merah.
- Rumah dan Rumah Makan Ayam Penyet milik Keluarga Maya.
- Rumah Keluarga Situmorang.
- Rumah Keluarga Josua Tampubolon.
- Rumah Keluarga Eben Tampubolon.
- Kedai Kopi Jul Rumahorbo.
Dugaan sementara menurut warga, dipicu dari ledakan tabung gas, pun demikian penyelidikan dari pihak Polsek Parapat akan tetap dilakukan guna memastikan sumber api.
Tim pemadam kebakaran, bersama warga, bahu-membahu memadamkan api. Forkopimca Girsang Sipanganbolon, yang dipimpin oleh Camat Oslando Parhusip, juga turun langsung ke lokasi untuk mengoordinasikan upaya pemadaman.
Bantuan air dari Aquafarm dengan dua tangki mobil serta dukungan dua unit pemadam kebakaran dari Girsang Sipanganbolon dan Tigarunggu berhasil meredam kebakaran setelah beberapa jam.
Meski kerugian material diperkirakan cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Kami masih mengumpulkan data dari tim Labfor Polri terkait penyebab kebakaran,” ujar Camat Oslando. Ia juga memastikan bahwa laporan kebakaran telah disampaikan kepada BPBD Simalungun agar bantuan segera diberikan kepada para korban.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan menghadapi bencana, terutama di kawasan pemukiman dan usaha padat penduduk. Bantuan dan solidaritas masyarakat sangat dibutuhkan untuk meringankan beban para korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian mereka.
Peristiwa ini mengingatkan kita untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di tempat usaha yang menggunakan bahan-bahan mudah terbakar seperti gas.
Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat bersinergi untuk meningkatkan pencegahan kebakaran di masa mendatang.
•jss.







