●Bupati Samosir: 400 tidak ditebus 2023 oleh Kelompok Tani
GORGAJENIUS.id
■SAMOSIR
Bupati Samosir Vandiko T Gultom menyampaikan, bahwa di Kabupaten Samosir, Pupuk tidak pernah langka.
Dan untuk menjawab atau mengklarifikasi informasi kelangkaan pupuk seperti yang diisukan tersebut, Bupatipun angkay bicara dan sesuai data yang dikeluarkan Distributor, sebanyak 400 Ton pupul tidak ditebus (diambil) Kelompok Tani.
Hal ini dikatakannya Bupati Samosir Vandiko Timotius saat pemberian bantuan Secara Simbolis Pupuk Organik dan alat-alat pertanian alsintan Prapaen dikantor Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian kabupaten Samosir, Kamis (7/6/2024).
Lebih lanjut Bupati Samosir, “Disini selagi kelompok tani memiliki RDKK dan sudah terdaftar di Dinas Ketahanan pangan Dan Pertanian Kabupaten Samosir dipastikan mendapatkan pupuk bersubsidi dan pupuk organik cair.
Perlu diingat bahwa pada Tahun 2023 lalu Pupuk Bersubsidi masih tertahan di gudang Distributor sekitar 400 Ton tidak ditebus Para kelompok tani ini merupakan kelemahan kelompok tani sendiri tidak mengimpormasikan kepada dinas Terkait untuk mencari solusi.
Pada kesempatan itu acara Penyerahan secara simbolis Pupuk organik cair dan Alsintan Prapaen kepada Kelompok Tani oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom tampak berjalan lancar dikantor Dinas Ketahanan pangan dan pertanian kabupaten Samosir Jumat 7 Juni 2024.
Bupati Samosir menambahkan siapapun Kelompok Tani yang mendapat bantuan bagai kelompok tani secara simbolis dari pemerintah tolong dijaga dengan baik dan dirawat.
Jangan ada lagi mengatakan bahwa tidak ada pupuk apalagi saat ini kita sudah mendapatkan Sertifikasi bahwa pupuk organik cair ini.
Kalau kami dari pemerintah daerah komitmen untuk tetap bersinergi pemerintah propinsi dan Juga kementerian Pertanian dalam meningkatkan perekonomian terkhusus untuk petani didaerah kita, pungkas Vandiko mengakhiri Sementara itu kadis Ketahanan Pangan dan Gultom,SP,MP mengatakan Bahwa pupuk Dari bahan baku Enceng Gondok sudah lolos mutu dari Kementerian Pertanian dan layak untuk dipergunakan, ujarnya.
Sementara itu Kadis Ketahan Pangan dan Pertanian kabupaten Samosir Dr Tiur Gultom mengatakan Bahwa saat ini terkait Pupuk yang berlebihan dari satu kecamatan sudah dapat dipindahkan kecamatan lain yang membutuhkan, Perlu diketahui di tahun ini 13 ton belum ditebus oleh kelompok tani didaerah ini sebuah catatan buat kita semua.
“Alasan untuk menebus pupuk bersubsidi tidak etis belum ada uang,kalau bertani selain lahan dan bibit kita perlu modal uang imbuhnya Tiur.
Pada Tahun 2023 angka 400 ton belum juga ditebus Kelompok Tani ini sebuah Masalah besar yang tidak perlu diulangi, jadi ini saatnya harus bersinergi membangu komunikasi dimanabperlu kita ketahui bahwa ada keterlambatan ini hanya saat pendistribusian, jadi disini bila ada nanti kelompok tani tidak mau menibus pupuk bersubsidi tolong lah diberi informasi agar bisa diarahkan bagi kelompok tani yang lain yang membutuhkan Harap Tiur.
Jadi kita pastikan sampai saat ini bahwa kelompok tani dikabupaten Samosir tidak ada yang kekurangan pupuk subsidi maupun organik untuk petani yang pasti persiapkan kelompok tani yang benar”, paparnya.
Senada Kepala Desa Pangaloan Kecamatan Nainggolan Donal Lumban Raja , Sangat apresiasi atas perhatian pemerintah kabupaten Samosir yang terus menerus bersinergi kepada pemerintah atasan, dalam mendukung Petani didaerah ini.
Kami Juga dari Pemerintah Desa sangat perlu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam penyelamatan aset bantuan yang telah diberikan bagi para kelompok tani dalam rangka perawatan sehingga barang alat-alat pertanian tersebut dapat inventarisasi bila perlu direncanakan melalui anggaran Desa yang Didesa masing-masing, Pungkasnya Donal mengakhiri.
•jss|andika.







