Tambang Batu Diduga Ilegal Berbulan-Bulan Operasi di Sekitar Jembatan Siserasera Girsang Wilayah Tanah TNI Rindam I/BB

Simalungun3227 Dilihat

GORGAJENIUS.id
■SIMALUNGUN

Tambang galian batu ilegal yang berlokasi di wilayah di sekitar Jembatan Sungai Siserasera, Keluarahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun diduga sudah beroperasi berbulan-bulan tanpa jangkauan mata aparat setempat.

Beredar informasi, bahwa aparat terkait di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon/Parapat ternyata tidak mengetahui adanya galian tambang batu ilegal disekitar kawasan Daerah Aliran Sungai Siserasera dan tidak pernah memberikan semacam surat rekomendasi untuk pengurusan surat izin pertabangan batu itu di TKP.

Menurut warga setempat salah seorang warga ber Marga Sinaga,Selasa (23 Sept 2025) menyampaikan, tambang batu diduga ilegal tersebut telah beroperasi tiga bulan lalu menggunakan alat berat dan pulahan kubik batu padas telah didistribusikan ke berbagai daerah di Kabupaten Simalungun dan bahkan ke Kabupaten Toba.

“Kita meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menghentikan pertambangan batu tersebut, karena berdampak pada bencana longsor dan berdekatan dengan sungai serta tak jauh dari Jembatan Siserasera. Kita berharap para pelaku diberi sanksi tegas,” Ujarnya.

Sementara itu dilokasi, jalan menuju tambang yang tak jauh dari lokasi Jembatan Siserasera Parapat tersebut di tutup menggunakan portal dan dua plang yang ditancap di pintu masuk bertuliskan, Kawasan TNI Rindam 1/BB, dilarang masuk bagi yang tidak berkepentingan, KUHP 551.
Lalu di plang berikutnya bertuliskan, dibawah pengawasan Jasa Kartika Viyata Yudha, Badan Hukum No AHU-0002869.AH.01.38 Tahun 2023, tanggal 13 Nopember 2023.

Dilokasi juga terpantau ratusan kubik batu padas dengan berbagai ukuran ditumpuk di tepi tebing yang curam dan diduga akan distribusikan. Tampak bebatuan yang berada di diding tebing perbukitan dengan kemeringan sekitar 45-90 derajat telah soak. Dilokasi tampak para pelaku mendirikan pondok dan sedang menunggu pembeli batu tersebut.

jessihotang.