Gorgajenius.id.
■SIMALUNGUN
Tidak ada negara yang berkembang tanpa industri, atas dasar itupula kehadiran usaha budidaya dan industri perikanan baik yang dikelola perusahaan dan masyarakat seputaran Danau Toba dengan beragam pola Keramba Jaring Apung (KJA) berbentuk Slinder (Bulat) dan Petak, turut serta mendukung ekonomi rakyat, baik pagi para peternak ikan maupun bagi para pedang.
Harus diakui bahwa kontribusi serapan lapangan pekerjaan kepada masyarakat, secara simultan dapat bekesinambungan dan bahkan upah yang didapat dari sektor Industri perikanan itu mampu menopang ekonomi rumahtangganya masing-masing.
Salah seorang Politisi Muda Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang juga merupakan wakil Ratyat Siantar-Simalungun di DPRD Sumut, Gusmiyadi itu menyampaikan, ribuan masyarakat masih menggantungkan hidupnya dari usaha pemeliharaan dan industri pengolahan ikan nila.

Sementara, sektor pariwisata yang tengah digenjot pemerintah pusat ini hingga saat ini belum terbukti dapat menyerap tenaga kerja yang banyak dan belum terbukti bisa memberikan pemasukan kepada warga yang tinggal dipesisir Danau Toba,
Hingga saat ini, petani pembudidayaan ikan di kawasan Danau Toba masih sulit dialihkan ke sektor pertanian lainnya karena struktur tanahnya yang berbukit-bukit dan tak layak dijadikan sebagai lokasi untuk menanam komuditi tanaman holtikultura.
Masih menurut sekertaris Komisi B DPRD Sumut itu, pemerintah perlu melakukan pendekatan kepada seluruh stakeholder sektor perikanan di Danau, Selain itu, pemerintah juga harus segera menetapkan zona dan pembagian kuota daya dukung dan daya tampung, Ujar Gusmiyadi.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Binsar Situmorang, M.Si, beberapa hari yang lalu juga menyampaikan, keberadaan budidaya dan Industri perikanan di Danau Toba membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat karena menyerap tenaga kerja.
Selain itu, perusahaan pembesaran ikan itu juga memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi Sumatera Utara melalui pembayaran pajak Air permukaan dan pajak Air bawah tanah dan pajak lainnya, Ujar Binsar Situmorang, M.Si.

Sebelumnya, Bupati Toba, Ir. Poltak Sitorus saat mengunjungi Stand Regal Springs Indonesia di Pekan Inovasi dan Investasi yang ke-9 di Medan beberapa Minggu yang lalu juga mengungkapkan, bahwa kolaborasi antar pihak swasta dan perusahaan perlu selalu dijaga. ‘Kita perlu bersama-sama menjaga investasi,” Ujar Poltak.
■jess.
Editor : Zul







