GORGAJENIUS.id.
■ASAHAN
Asahan Aluminium (INALUM) dan Perum Jasa Tirta I (PJT-1) secara resmi memulai proyek Pembangunan Kawasan Pembibitan Modern berkapasitas 500 ribu bibit per tahun, bertempat di Komplek Perumahan PT INALUM Paritohan.
Acara groundbreaking ini dilakukan bersama-sama oleh Bapak Dwi Yanto Soetimin selaku Kepala Grup PLTA PT Inalum, Bapak Milfan Rantawi selaku Direktur Operasi Perum Jasa Tirta I didampingi Bapak Muhammad Luckmanul Chakim selaku Vice President Regional II PJT I dan Bapak Sunarno A. Rakino selaku Vice President Environmental Sustainability PT Inalum.
Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Grup Operasi PLTA INALUM, Bapak Dwi Yantho Soetimin. Dalam pidatonya, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini.
“Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan kesempatan dan kesehatan kepada kita untuk bersama-sama memulai proyek ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada tim PJT-1 yang telah mendukung dan bekerja sama dalam realisasi proyek ini,” ujar Dwi Yantho.
Beliau juga menjelaskan pentingnya proyek ini dalam upaya konservasi lingkungan di sekitar DTA Danau Toba dan Sungai Asahan.
“Proyek ini adalah bagian dari roadmap konservasi kami yang menargetkan penanaman 1.000 hektar pohon setiap tahun. Kami berharap proyek ini dapat berkontribusi signifikan dalam upaya penghijauan di wilayah DTA Danau Toba dan Sungai Asahan”, tambahnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Vice President Regional II, Bapak Muhammad Luckmanul Chakim. Dalam pidatonya, Luckmanul Chakim menekankan kolaborasi antara BUMN sebagai kunci kesuksesan proyek ini.
“Proyek ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara INALUM dan PJT-1 dalam upaya konservasi sumber daya air di wilayah Sungai Asahan dan Danau Toba. Kami berharap proyek ini tidak hanya berhasil dalam pembangunannya, tetapi juga dalam operasional dan distribusi bibit yang dihasilkan,” kata Luckmanul Chakim.
Beliau juga menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak untuk kesuksesan proyek ini.
“Kami mohon dukungan dari rekan-rekan kontraktor dan konsultan, karena proyek ini
adalah bentuk monumen kerjasama kita. Insya Allah, proyek ini akan selesai sesuai target pada bulan Desember 2024,” tambahnya.
Setelah sambutan dari kedua pemimpin perusahaan, acara dilanjutkan dengan ceremony groundbreaking di Green House Area, diikuti dengan sesi ramah tamah dan makan siang.
Kawasan Pembibitan Modern ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya konservasi lingkungan di wilayah DTA Danau Toba dan sekitarnya, serta menjadi simbol kolaborasi yang kuat antara BUMN dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
●JESSIHOTANG







