Ini Karya Warga, Pasang Spanduk Supaya Paham ‘Jangan Buang Sampah Sembarangan’

Simalungun1566 Dilihat

GORGAJENIUS.id
■SIMALUNGUN

Komunitas masyarakat di Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, terpaksa memasang spanduk informasi di salah satu lokasi yang selama ini dijadikan pembuangan sampah, percis dekat pintu masuk menuju Ajibata, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba sekaligus perbatasan antar dua kabupaten ini.

Sempat buming dengan tumpukan sampah berbinga, bau dan entah darimana saja sampah-sampah hingga menggunung di lokasi tersebut, membuat Tim kebersihan beesama ASN dari Kantor Camat Girsang Sipangan Bolon kerap membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah itu.

Cerita warga, M Sirait (45), Rabu (27/3/2024) menyampaikan, pernah mengetahui orang lain yang bukan warga Kelurahan Tigaraja justru membuangkan sampahnya kesana dan dilempar sambil naik sepeda motor. “Saban hari demikian, ya numpuklah”, Ujarnya.

Padahal lokasi ini kan dekat Gerbang masuk ke Dermaga Ihan Batak dan menuju Dermaga KMP Tao Toba, sekaligus jalan Provinsi karena sudah menghubungkan 2 Kabupaten (Toba dan Simalungun), Katanya.

Salahnya memang, entah proyek tahun berapa itu saya lupa katanya, kok bisa dibangunlah disana tempat berbentuk box sekira 1×4 meter. Dan kerena bentuknya seperti itu dan ditinggalkan pemborongnya begitu saja, membuat anggapan warga lokasi itu sebagai tempat sampah. Ujarnya.

Camat Girsip Oslando P, juga menyampaikan. Keberadaan bak berbentuk segi empat ini memang jadi masalah, mau dibongkar salah tak dibongkar jadi masalah.

“Menurut info sebelum saya menjabat Camat disini, bangunan itu sudah lama ada. Dan bangunan kecil ini dari Provinsi, kita tidak bisa membongkarnya sebelum tiba waktunya diperiksa yang bersangkutan, semisal jadi temuan, kita bisa dituding merusak barbut, kan, san akhirnya kami menutup dengan terpal plastik , tetapi masih ada yang membuang sampah kesana dan kemungkinan dibuang saat malam hari, kata Camat.

Berikut Tulisan di spanduk yang dibuat komunitas masyarakat Tigaraja:

Dilarang keras membuang sampah di lokasi ini, karena sudah sangat mengganggu kami masyarakat Tigaraja.

Apabila kami mendapat (menemukan) Saudara melakukan hal tersebut (membuang sampah) jangan salahkan kami yang berkeberatan menangkap dan mempermalukan saudara dengan cara kami sendiri.

“NASO DIBERENG MATAM DO NGA DITUTUP BAK SAMPAH …” (Yang tidak kau lihatnya dituptup Bak Sampah,Red). “Tidak Punya Otak Kalian”.

Masyarakat pasang spanduk peringatan supaya warga tidak sembarangan buang sampah dilokasi tersebut.

Tulisan kalimat dan kata-kata itu sebenarnya, ditujukan kepada mereka yang dilarang kembali membuang sampah sembarangan dilokasi tersebut demi menjaga keasrian, kebersihan dan kenyamanan di Tigaraja yang juga sebagai pusat perdagangan, perhotelan dan memiliki Dermaga kapal menuju Kabupaten Samosir.

°jss.