Kota Wisata Parapat Dilanda Banjir Sungai Batu Gaga, Air Terjang dan Jebol Rumah Warga

Simalungun4345 Dilihat

RSUD Parapat Terimbas Lumpur

GORGAJENIUS.id
■PARAPAT

Sungai Batu Gaga kembali mengamuk setelah 3½ tahun yang lalu. Kali ini kembali membawa lumpur dan bebatuan dengan ketinggian air hampir 30-50cm mengalir deras melintas bagai sungai buatan diatas Jalinsum Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Minggu (16 Maret 2025), sekitar pukul 16.30 Wib.

Air bah yang berasal dari perbukitan Bangun Dolok itu kembali menerjang pusat kota Parapat. Selain merendam Terminal Sosor Saba Parapat, juga melumpuhkan aktivitas di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, dan sebahagian kenderaan tidak berani melintasi banjir tersebut, air juga membabi buta dan sebahagian dinding rumah warga bagian belakang terjebol banjir.

Diketahui, bahwa hujan deras mengguyur parapat pukul 13.00 s/d 17.00 WIB diduga jadi pemicu utama bencana ini.

Menurut kesaksian warga, awalnya hanya turun gerimis dan kadang matahari cerah, gemuruh dan petir lalu curah hujan semakin meningkat hingga akhirnya air bah meluncur deras ke kota.

RSUD Parapat saat terdampak banjir Sungai Batu Gaga Parapat

Banjir bercampur lumpur menghantam ruas jalan utama, membuat kendaraan terjebak dan merusak beberapa bangunan. Fasilitas kesehatan seperti RSUD Parapat turut terdampak, menyebabkan gangguan layanan medis.

“Pasien dipindahkan dari lantai 1 ke lantai 2, Lae,” ungkap Rio Manurung, warga Ajibata yang kebetulan melintas di depan rumah sakit.

Warga yang terdampak langsung berusaha menyelamatkan diri, sebagian besar mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Sementara itu, beberapa masih berusaha menyelamatkan barang-barang dari genangan air yang terus meninggi.

Bencana ini diduga semakin parah akibat deforestasi di kawasan perbukitan sekitar Parapat. Warga menuding aktivitas penebangan liar dan eksploitasi lahan mempercepat aliran air ke pemukiman.

Hingga kini, warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan untuk menangani dampak banjir serta menindak aktivitas yang memperparah kerusakan lingkungan di kawasan tersebut.

Sampai berita diturunkan, Tim Kebersihan dari PT Delta Masyarakat Mandiri (DMM) melalui Imelda Sihotang menyampaikan, seluruh karyawan PT DMM dikerahkan untuk membersihkan jalan dan mengutamakan rumah-rumah warga yang digenangi lumpur.

Tim Kebersihan dari PT Delta Masyarakat Mandiri (DMM) saat membantu masyarakat yang terdampak banjir

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu kebersihan jalan lintas dan rumah warga, mudah-mudahan besok ada bantuan tambahan guna mengatasi kerikil dan tumpukan lumpur, supaya bisa dievakuasi sesegera mungkin, Ujar Imelda Leader Team PT. DMM.

JESSIHOTANG