Polisi Harus Usut Tuntas Dugaan Oknum TPL Bermain Illegal Loging di HTI Dengan Kerugian Negara Ratusan Milyar Rupiah

Simalungun3548 Dilihat

GORGAJENIUS.id
■SIMALUNGUN

Bukan rahasia umum lagi, dugaan-dugan permainan ilegal loging dengan oknum orang dalam dikawasan hutan lindung kawasan Simalungun secara khusus di area Hutan Tanaman Industri seperti ada persekongkolan dengan orang-orang dalam (ordal).

Untuk itu, pihak Kepolisian Polres Simalungun diminta melakukan pengusutan terhadap dugaan oknum pelaku tindakan Illegal Looging, yang selama ini terjadi di Hutan Talun Sungkit, Kecamatan Dolok Panribuan wilayah lahan konsesei Hutan Tanaman Industri, Sektor Aek Nauki (AEN) Kabupaten Simalungun itu.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang warga Sipangan Bolon, L Sinaga (55) menanggapi ditemukannya 2 unit truk bermuatan kayu alam, yang diduga kuat dicuri dari wilayah Hutan Tanaman Industri (HTI), milik konsesi perusahaan PT. Toba Pulp Lestari (TPL) di Sektor Aek Nauli.

“Kami berharap besar adanya penegakan hukum, baik polisi maupun pihak Dinas Kehutanan mengungkap para pemain kayu alam di Simalungun, Ujarnya di Sitahoan.

Pasalnya, masyarakat selama ini juga sudah tau marak terjadi penebangan disekitar hutan Sitahoan ini, ” katanya, Selasa (13/2/2024).

L. Sinaga mengatakan kegiatan penebangan liar tentunya berdampak pada terjadinya banjir bandang di wilayah hilir pemukiman masyarakat.

Sehingga diharapkan kasus ditemukannya truk bermuatan kayu alam dapat menjaring para mafia kayu di wilayah Sitahoan.

“Kami menduga kuat ada oknum tertentu baik dari perusahaan TPL maupun mafia kayu dan tanah, yang sejak lama dan sudah berpengalaman bermain melakukan pembalakan liar,” ungkap Sinaga.

*Direktur TPL Bungkam

Peristiwa dilaporkannya dua unit truk colt diesel bermuatan potongan kayu alam besar, berdiameter sekitar 30-65 cm, panjang hingga 4-5 meter oleh pihak TPL ke Polres Simalungun, kini masih dalam penanganan.

Informasi menyebutkan truk bermuatan kayu illegal diduga kuat dari daerah Desa Talun Sungkit, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun masih dilahan Konsesi TPL.

Ketika dikonfirmasi ke pihak Management TPL, dua orang Direktur perusahaan, Jandres Silalahi dan Anwar Lawden belum dapat memberikan komentar, dan masih bungkam.

“Ada minggu lalu yang ditangkap oleh aparat, mungkin ini lokasinya tapi perlu kita check kembali.

Salah satu Direktur lain di TPL, Monang Simatupang, yang hanya memberikan komentar umum terkait kasus yang dikonfirmasi.

Ya, benar sudah di tangani Polres simalungun. Pihaknya sudah serahkan ke pihak berwajib. Jika ada terlibat agar pihak berwajib yang proses,” kata salah satu Direktur TPL lainnya, Monang Simatupang melalui pesan seluler, Jumat (16/2/2024).

*Polres Simalungun

Sementara itu Kapolres Simalungun AKBP Choky S Meliala Sik, mengaku sudah menerima laporan dan menangani kasus tersebut.

Kapolres Simalungun AKBP Choky.

“Pihak TPL sudah melaporkan kejadian itu, dua truk colt diesel bermuatan kayu loging yang diduga illegal diberhentikan dan ditangkap security perusahaan dikawasan Sitahoan.

Kemungkinan saat akan melintas menuju jalan Lintas dari Jalan Sitahoan,” katanya melalui Kasat Reskrim Polres Simalungun.

Namun dari hasil investigasi sementara, truk tersebut diduga milik salah satu pengusaha kayu di Siantar berinisial LD.

Kapolres Simalungun mengatakan kini truk bermuatan kayu tersebut bentuknya masih titipan di Polsek Tigadolok, Kecamatan Dolok Panribuan.

*Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Sumut Terkesan Lemah

Pengawasan hutan seharusnya tanggung jawab berbagai pihak, terkhusus pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumatera Utara.

Kinerja pengawasan DLHK Sumut terkesan lemah, dalam melakukan tugas dan tanggung jawab menjaga wilayah hutan di Sumatera Utara.

Tidak sedikit masyarakat melaporkan kegiatan pembalakan liar di Sumut, namun tindakan tegas belum juga dilakukan, dan merugikan negara Ratusan Milyar Rupiah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut Yuliani Siregar

Pengakuan Kepala Dinas DLHK Sumut Yuliani Siregar, belum menerima laporan dari timnya atas kejadian tersebut, namun informasi tersebut akan ditindaklanjuti.

Sampai berita ini dikirimkan ke meja redaksi, truk colt disel bermuatan kayu alam menjadi barangbukti pihak Kepolisian.

Masyarakat berharap para mafia dan cukong kayu alam, yang diduga berkolaborasi dengan sejumlah pihak terkait dapat segera dijerat hukum.

JESSIHOTANG