Gorgajenius.id *
BELAWAN
Aksi gerombolan geng motor kembali mengganas di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Pelabuhan Belawan.
Pada Jum’at dinihari (25/04) sekumpulan anak remaja dengan mengendarai sepeda motor membuat resah masyarakat di Medan Utara. Mereka berkompoi membawa senjata tajam,berupa celurit dan pedang pajang melintasi Jalan Platina Raya Titi Papan menuju Jalan Yosudarso.
Tak hanya membuat keresahan warga di Medan Utara namun geng motor ini juga membacok dan memanah dua remaja warga Medan Marelan yakni Rahsa (16) dan Ridho (17) dengan menggunakan clurit dan pedang panjang serta merampas sepedamotor korbannya.
Akibat luka-luka yang diderita korban,pihak keluarga melarikannya ke RS Esmun Marelan. Namun pihak penjaga di RS Esmun tersebut menolak dengan alasan tidak menerima pasien korban kriminal atau begal.
Mendengar perkataan dari penjaga RS Esmun Marelan itu akhirnya pihak keluarga membawa korban ke RS Adam Malik karena luka yang diderita korban cukup serius.
Salah satu korban mengalami luka bacok di kepala bagian belakang sangat parah dan di panah di kaki sebelah kanan serta di dada samping kiri kanan, sehingga lukanya sangat parah.
Seperti yang dimuat seorang netizen di akun Facebook dengan nama Kitty Mocci mengatakan, kalau adiknya menjadi keberingasan geng motor saat berada di sekitar Jalan Platina, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, tepatnya di depan Sekolah Yayasan Budi agung, Jumat (26/04/2024) dini hari.
Puluhan anggota geng motor dengan membawa senjata tajam secara membabi buta menyerang adik dan temannya bernama rahsa 16 tahun, bahkan teman adiknya mengalami luka bacok di kepala bagian belakang sedangkan adiknya dipanah bagian kakinya kananya.
Saat ini kedua korban telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan.
Keluarga korban berharap dan minta Polres Pelabuhan Belawan menindak tegas dan menangkap para geng motor tersebut.*
Red
Editor : Zul











