Pulang Sekolah, Korban Jatuh Dari Kap Angkot Akhirnya Meninggal Dunia, Kasat Lantas Polres Simalungun : Supir Segera Ditahan

Simalungun3073 Dilihat

Gorgajenius.id
■Parapat || SIMALUNGUN

Salah seorang pelajar berinisial GMP (14) siswa SMPN 2 Parapat akhirnya meregang nyawa setelah jatuh dari kap angkutan kota (Angkot) Parapat jenis Parsito pada tanggal 18 Juli 2023 lalu.

Menurut informasi, angkot berisikan anak sekolah itu mengantar penumpang sampai ke Girsang, pas dekat sekolah TK Bintang Timur korban terjatuh dari Kap dan kepalanya ke aspal.

Supir seolah kurang mengiraukan dan membiarkan korban tergelatak dan sejumlah kawan-kawan korban sempat turun dari angkot itu.

Angkotnya masih menuju Girsang dan mengantar penumpang lainnya. Sementara korban dibantu warga dan dilarikan ke UGD Parapat naik sepeda motor yang kebetulan lewat dari TKP.

Setelah korban dirawat di RSUD Parapat, selanjutnya dilarikan ke rumah sakit Vita Insani Pematang Siantar selama 1 minggu namun tidak tertolong karena yang terbentur di bagian kepala.

Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Haris Sihite membenarkan peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan lintas kelurahan Girsang Kec. Girsang Sipangan Bolon Kab. Simalungun.

“Benar, 1 (satu) unit Mobil Penumpang (Angkot) Isuzu Panter BK-1226-LT yang dikemudikan oleh Ahmad Putra (38) warga Jalan Pemuda, Parapat sedangkan korban adalah seorang Pelajar SMP 2 N Parapat warga Jalan Merdeka gang Saudara Kelurahan Parapat.” Ujar AKP Haris.

Disampaikan Haris, sebelum kejadian Mobil Penumpang Isuzu Panter BK-1226-LT datang dari arah Parapat menuju arah Girsang.

“Saat di tempat kejadian salah seorang penumpang Mobil Penumpang Isuzu Panter BK-1226-LT yang telah naik beberapa orang keatas kap Mobil dan korban jatuh dari atas kap Mobil ke badan jalan dan langsung dilarikan ke RSUD Parapat selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar.

Haris juga mengatakan bahwa kejadian itu telah seminggu yang lalu dan baru tau kalau korban telah meninggal dunia, sehingga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Supir Angkot tersebut akan segera di proses.

“Kita lagi dalam pemeriksaan saksi saksi, mobil sudah di tahan sebagai barang bukti di Mapolsek Parapat sebab laka tersebut sudah berjalan satu minggu yang lalu dan kemarin korban masih dalam perawatan namun secepatnya kita lakukan penahan kepada supir karena korban telah meninggal dunia,” Ujar Haris.

Sedangkan Informasi yang dihimpun wartawan dari warga sekitar kejadian bahwa saat kejadian terlihat Mobil penumpang tersebut kencang dan ugal-ugalan.

“Setelah korban terjatuh Supir tidak menghiraukan dan tetap melanjutkan perjalanan mengantar penumpang sampai ke Simpang Girsang 1.” Ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebut namanya.

Setelah kejadian korban dibantu masyarakat sekitar dengan melarikannya ke UGD Parapat memakai Sepedamotor Karyawan UGD RSUD Parapat yang kebetulan lewat.

“Selang beberapa waktu kemudian Angkot Parsito yang ditumpangi korban kembali melintas menuju Parapat tanpa menghiraukan korban dan langsung disoraki teman-teman korban di lokasi kejadian.” Ujar Warga.

jss.

Editor : Zul